• Kamis, 11 Agustus 2022

Nambah Lagi, PPATK Kembali Blokir 300 Rekening ACT, Tak Bisa Lagi Galang Donasi

- Kamis, 7 Juli 2022 | 17:15 WIB
Jumlah Rekening ACT yang Diblokir Pemerintah Terus Bertambah! Totalnya 300 (Pexels.com/ Liza Summer)
Jumlah Rekening ACT yang Diblokir Pemerintah Terus Bertambah! Totalnya 300 (Pexels.com/ Liza Summer)

ASPIRASIKU – Daftar rekening milik organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diblokir pemerintah terus bertambah.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menghentikan sementara transaksi 141 CIF pada lebih dari 300 rekening ACT. Jumlah itu tersebar di 41 penyedia jasa keuangan (PJK).

"Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan penghentian sementara transaksi di 141 CIF pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki oleh ACT," ungkap Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam keterangannya, Kamis 7 Juli 2022.

Baca Juga: Kumpulan 40 Contoh Soal Campuran Latihan Cerdas Cermat SMA Terbaru 2022 dan Kunci Jawaban

Ivan juga menjelaskan, penghimpunan dana dan penyaluran bantuan harus dikelola dan dilakukan secara akuntabel dan transparan.

Selain itu, harus memitigasi segala risiko baik dalam penghimpunan maupun penyaluran dana kemanusiaan agar tidak disalahgunakan.

“Berdasarkan data transaksi dari dan ke Indonesia periode 2014 sampai Juli 2022 yang terkait ACT, diketahui terdapat dana masuk yang bersumber dari luar negeri sebesar total Rp 64.946.453.924,- dan dana keluar dari Indonesia sebesar total Rp 52.947.467.313,” tuturnya dilansir dari PMJ News.

Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 meminta setiap ormas yang melakukan kegiatan penghimpunandonasi untuk mengenali pemberi dan mengenali penerima, serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang akuntabel.

Baca Juga: Angga Berobat ke Beijing, Benarkah Itu Pertanda Kevin Hillers Akan Keluar dari Ikatan Cinta?

"PPATK juga mengharapkan pihak pengumpulan dan penyaluran dana bantuan kemanusian tidak resisten untuk memberikan ruang bagi pengawasan oleh pemerintah karena aktivitas penggalang dana dan donasi melibatkan masyarakat dan reputasi negara," terangnya.

Halaman:

Editor: Tampan Fernando

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X