Perbedaan Hari Ibu Sedunia dan Hari Ibu Nasional, Berikut Sejarah dan Tanggal Peringatannya di Berbagai Negara

- Senin, 29 November 2021 | 19:46 WIB
Ilustrasi perbedaan Hari Ibu Sedunia dan Hari Ibu Nasional.  (pixabay/marvelmozhko)
Ilustrasi perbedaan Hari Ibu Sedunia dan Hari Ibu Nasional. (pixabay/marvelmozhko)

ASPIRASIKU – Peringatan Hari Ibu Sedunia dan Hari Ibu Nasional yang hanya dirayakan di Indonesia sangat berbeda. Baik tanggal perayaan maupun latar belakang sejarahnya.

Bahkan Hari Ibu Nasional di beberapa negara punya jadwal tersendiri, sama seperti Indonesia. Peringatan Hari Ibu merupakan hari istimewa bagi setiap ibu di seluruh dunia.

Ibu adalah sosok manusia yang paling berjasa dalam hidup setiap orang. Bagaimana tidak? Tanpa ibu, manusia tidak dapat terlahir.

Jasa seorang ibu tidak terkira banyaknya. Ibu bersusah payah selama sembilan bulan mengandung anaknya. Kemudian mempertaruhkan nyawa untuk melahirkannya. Lalu mendidik dan membesarkan seorang anak hingga mampu hidup mandiri.

Tak heran jika ibu merupakan cinta pertama bagi setiap orang. Kasih sayang ibu sepanjang masa dan tanpa tanda jasa. Untuk itu, ditetapkan Hari Ibu sebagai simbol rasa sayang dan terima kasih dari anak untuk ibunya.

Peringatan Hari Ibu di setiap negara tidak dilaksanakan secara serentak. Hal ini berkaitan dengan sejarah penetapan Hari Ibu di masing-masing negara.

Baca Juga: Kumpulan Puisi Tentang Ibu Karya Penyair Terkenal, Cocok untuk Peringatan Hari Ibu Nasional 2021

Tanggal Hari Ibu Sedunia dan Hari Ibu Nasional

Hampir setiap negara memiliki tanggal atau waktu khusus untuk memperingati Hari Ibu setiap tahun. Namun, ternyata tidak ada Hari Ibu Sedunia. Meski begitu, ada Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Berikut tanggal Hari Ibu negara-negara di dunia:

-    Afganistan, Albania, Azerbaijan, Laos, Romania, Rusia, Ukraina, dan beberapa negara lainnya: 8 Maret
-    Britania Raya (Inggris), Irlandia, dan Nigeria: pekan keempat Prapaskah
-    Bahrain, Mesir, Lebanon, Oman, Arab Saudi, Sudan, dan beberapa negara lainnya: 21 Maret
-    Hungaria, Lituania, Mozambik, Portugal, Makau, dan Spanyol: pekan pertama bulan Mei
-    Albania dan Korea Selatan: 8 Mei (disebut Hari Orang Tua)
-    El Salvador, Guatemala, Meksiko: 10 Mei
-    Australia, Kanada, Jerman, Jepang, Brasil, Malaysia, Filipina, Amerika Serikat, Turki, Belanda, dan banyak negara lainnya: pekan kedua bulan Mei
-    Aljazair, Prancis, Haiti, Moroko, dan Swedia: pekan keempat bulan Mei
-    Thailand: 12 Agustus
-    India: 19 Agustus
-    Rusia: pekan keempat bulan November
-    Indonesia: 22 Desember (Hari Ibu Nasional)

Baca Juga: Dijuluki Raja Buah, Ini 10 Manfaat Mangga untuk Kesehatan

Kebanyakan negara memperingati Hari Ibu antara bulan Maret dan Mei. Mayoritas negara merayakan Hari Ibu pada pekan kedua bulan Mei, tahun 2021 jatuh pada tanggal 9 Mei.

Sejarah Hari Ibu Sedunia

Setiap negara memiliki sejarah Hari Ibu masing-masing. Namun, secara internasional, sejarah Hari Ibu yang paling terkenal adalah dari Amerika Serikat, yang mana merupakan peringatan Hari Ibu pertama di dunia.

Peringatan Hari Ibu pertama di Amerika Serikat terjadi pada tahun 1908. Peringatan ini diadakan oleh Anna Jarvis di Gereja Metodis St Andrew di Grafton, Virginia Barat.

Anna Jarvis membuat peringatan ini atas keinginan ibunya. Namun sayang, Anna baru berhasil melaksanakan keinginan tersebut setelah tiga tahun ibunya meninggal.

Peringatan Hari Ibu tahun 1908 belum diakui secara resmi oleh pemerintah Amerika Serikat kala itu. Hari Ibu ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 1914.

Baca Juga: 10 Negara dengan Masakan Sehat Terbaik di Dunia, Jepang Salah Satunya

Kala itu, Woodrow Wilson selaku presiden ke-28 Amerika Serikat menandatangani proklamasi penetapan Hari Ibu. Dalam proklamasi tersebut, Hari Ibu diperingati setiap pekan kedua di bulan Mei.

Bahkan Hari Ibu di Amerika Serikat ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk menghormati para ibu.

Sejarah Hari Ibu Nasional di Indonesia

Indonesia menetapkan Hari Ibu Nasional setiap tanggal 22 Desember. Tanggal ini sama dengan tanggal pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama. Kongres ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu 22–25 Desember 1928.

Kongres Perempuan Indonesia pertama kali dilaksanakan di Yogyakarta yang dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari Jawa dan Sumatera.

Baca Juga: Contoh Cerita Pendek tentang Hari Ibu, Cocok untuk Tugas Sekolah Pelajar SD, SMP, SMA dan Pondok Pesantren

Tujuan kongres ini adalah untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan. Sebab pada masa itu, perempuan masih dianggap lebih rendah dibandingkan kaum lelaki.

Penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu Nasional terjadi pada 16 Desember 1959. Presiden Soekarno meresmikan tanggal tersebut melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959.

Sejarah Hari Ibu Nasional mulanya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Namun kini, peringatan Hari Ibu Nasional menjadi ajang memberi kasih sayang lebih dan ungkapan terima kasih kepada para Ibu.***

Editor: Tampan Fernando

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X