Dilarang Berhutang saat Imlek! Beberapa Mitos Masyarakat Tionghoa saat Perayaan Imlek

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 21:00 WIB
Mitos imlek yang tidak boleh dilanggar jika tidak ingin mendapatkan kesialan. (Freepik/@pressfoto)
Mitos imlek yang tidak boleh dilanggar jika tidak ingin mendapatkan kesialan. (Freepik/@pressfoto)


ASPIRASIKU - Perayaan imlek atau Sin Cia merupakan tradisi tahun baru bagi masyarakat Tionghoa.

Hari imlek yang sakral memiliki beberapa mitos yang sudah diyakini secara turun-temurun dan tidak boleh dilanggar.

Orang-orang tua menganggap jika melanggar mitos tersebut akan membawa dampak buruk bagi dirinya dan keluarganya.

Baca Juga: 10 Diskon dan Promo Imlek Mulai dari McD, J.Co Hingga Hokben, Jangan Sampai Kelewatan!

Sebagai contoh, mitos bahwa ketika hari imlek harus mengenakan pakaian berwarna merah ternyata mengandung arti khusus, lho.

Terdapat legenda zaman dahulu kala ada seekor raksasa bernama Nián yang hidup di pegunungan.

Nián hanya akan turun ke desa di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternah, bahkan warga desa.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Kegiatan di Waktu Weekend yang Mengasikan dan Pelipur lara Dalam Penat Pekerjaan

Kemudian di suatu desa diceritakan Nián bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah.

Raksasa itu langsung lari ketakutan menjauh dari desa. Sejak saat itu, masyarakat Tionghoa mengenakan pakaian berwarna merah ketika hari imlek.

Selain pakaian warna merah, masih ada beberapa mitos yang tidak boleh dilanggar ketika hari imlek:

Baca Juga: Old Shanghai Sedayu City, Wisata ala China Town di Jakarta yang Wajib Dikunjungi Liburan Imlek

1. Dilarang Berhutang atau Meminjamkan Uang

Untuk urusan hutang piutang harus diselesaikan sebelum hari imlek.
Jika ada yang datang menagih hutang pada hari imlek dipercaya akan mendapatkan kesialan sepanjang tahun.

2. Menyiapkan Varian Menu Berjumlah Ganjil

Halaman:

Editor: Adi Gunawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X