• Rabu, 8 Desember 2021

Sejarah Penyakit Stroke di Masa Lalu dan Perkembangannya Hingga Zaman Modern

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:53 WIB
Sejarah Penyakit Stroke di Masa Lalu dan Perkembangannya Hingga Zaman Modern (Pixabay.com/VSRao)
Sejarah Penyakit Stroke di Masa Lalu dan Perkembangannya Hingga Zaman Modern (Pixabay.com/VSRao)

ASPIRASIKU – Tanggal 29 Oktober selalu diperingat sebagai Hari Stroke Sedunia. Peringatan ini sebagai upaya untuk mengingatkan banyak orang terhadap bahaya penyakit stroke yang bisa terjadi kepada siapa saja.

Bagaimana stroke bisa terjadi, dan sejak kapan stroke diketahui sebagai salah satu penyakit menakutkan? Ternyata hal tersebut telah diketahui sejak lama oleh peradaban di masa lalu.

Dilansir oleh aspirasiku.id dari laman National Today, ada beberapa tahapan dan lini masa yang bisa dijelaskan untuk merunut perkembangan pengetahuan tentang penyakit ini.

2.400 Tahun yang Lalu: Pengakuan Stroke Kuno
Hippocrates yang merupakan seorang dokter Yunani, adalah orang pertama yang mencatat stroke dan menyadari adanya penyakit yang mematikan.

Di dalam sejarah, Hippocrates menyebut stroke sebagai "apoplexia". Gambaran yang dibuat oleh dirinya tentang stroke di masa lalu adalah adanya "stagnasi" darah.

Baca Juga: Hari Stroke Sedunia 29 Oktober 2021 : Sejarah dan Latar Belakang

Hoppocrates juga menyebutkan bahwa akibat dari stagnasi darah yang ada di dalam tubuh seseorang akan menyebabkan gangguan "roh" ke otak dan tubuh.

1800-an Tahun yang Lalu: Perawatan yang Tepat untuk Stroke
Di tahun-tahun ini, semakin banyak pengetahuan yang didapatkan oleh dokter dan ahli bedah mengenai penyakit stroke.

Berkat pengetahuan tersebut mereka semakin tahu bahwa ada hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya stroke. Atau mencegah stroke menjadi lebih parah.

Semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa stroke sebenarnya adalah suplai darah yang berkurang ke otak.

Halaman:

Editor: Tampan Fernando

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X